Senin, 12 Agustus 2019

Keunggulan dan Alasan Memahami Bahasa Pemrograman Python



Python merupakan bahasa pemrograman interpretatif multiguna yang memakai filosofi perancangan dengan fokus kepada tingkat keterbacaan kode. Sebagai bahasa pemrograman, python menggabungkan kemampuan, kapabilitas, dan sintaksis kode serta fungsi pustaka yang berkualitas tinggi. Bahasa pemrograman python dirancang oleh Guido van Rossum dan rilis perdana ditahun 1991.

Python sendiri dapat digunakan untuk membuat program GUI (dekstop), aplikasi smartphone (mobile), Program CLI, IoT, Game, Web, Program untuk hacking dan sebagainya.
Python merupakan bahasa pemrograman yang tidak sulit untuk dipelajari karena struktur sintak yang rapi dan lebih mudah dipahami dibandingkan bahasa pemrograman lainnya.

Berikut ini adalah beberapa keunggulan menggunakan Python diantanya :
  1. Memiliki library yang sangat melimpah.
  2. repository yang makin menjamur di github
  3. Mudah dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru yang dibangun dengan python
  4. Memiliki banyak fasilitas pendukung sehingga ketika mengoperasikannya, terhitung mudah dan cepat.
  5. Fleksibel, program yang ditulis dengan python dapat dijalankan di hampir semua sistem operasi (Unix, Windows, Mac OS, dll ), termasuk juga perangkat mobile.
  6. Melalui mekanisme tertentu, pyhon dapat diintegrasikan dengan C/C++ , dan begitu juga perkembangan .NET Framework.



Selain beberapa keunggulan diatas, ada beberapa alasan juga mengapa harus belajar dan memahami python :
  • Ketika ingin mendapatkan ilmu coding, maka python adalah yang paling tepat karena bisa dilakukan dengan cepat sekaligus efektif.
  • Python mudah dipelajari , sehingga semua bisa diserap dengan cepat.
  • Python banyak digunakan di banyak perusahaan besar.
  • Python dapat dijadikan sebagai langkah awal bagi yang ingin tahu bagaimana caranya coding.
  • Python bersifat gratis atau bebas (free) dan open source, meskipun digunakan untuk kepentingan komersial.

Jadi, itulah beberapa keunggulan dan alasan mempelajari bahasa pemrograman Python. Ingin belajar dan mahir dalam bahasa pemrograman Python ? Yuk, belajar bareng disini.

Jumat, 09 Agustus 2019

'Pintar Online', Platform E-Learning Buatan Bocah 12 Tahun Asal Bojonggede



Baru-baru ini ada dua anak bangsa menciptakan e-Learning yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dunia pendidikan di Indonesia. Kedua anak tersebut adalah Hafizh Bayhaqi (12) dan Naisyilla Nurina Rahmawati (14), asal Bojonggede, kabupaten Bogor, Jawa barat.
Platform bernama Pintar Online ini tidak hanya memfasilitasi kebutuhan guru dan siswa dalam proses pembelajaran saja, tapi juga kebutuhan orang tua dalam memantau perkembangan akademis anaknya disekolah, bahkan juga untuk berkomunikasi dengan para pengajarnya.

Hafizh menuturkan, ide menciptakan Platform Pintar Online berawal dari coba-coba membuat platform e-Learning untuk kebutuhan belajar adiknya, Alfaridzi Bayhaqi (9).
Hafizh memulai homeschooling sejak duduk dibangku kelas 3 SD, sedangkan adiknya mengikuti jejaknya saat kelas 2 SD.

"Biar adik saya bisa belajar seperti sekolah pada umumnya, saya bikin platform e-Learning. Setelah berhasil lalu muncul ide bagaimana jika platform e-Learning ini diterapkan disekolah," Kata Hafizh.


Hafizh yang tengah menekuni bidang IT ini lalu mengajak temannya, Naisyilla Nurani Rahmawati, yang memiliki kemampuan desain untuk membuat platform dengan menggunakan dua perangkat lunak Learning Management  System (LSM) dan Content Management System (CMS).
Dua perangkat lunak itu pun dia ciptakan sendiri menggunakan Asp.Net Core sebagai Backend-nya.

Kurang lebih dua bulan, Hafizh dan Naisyilla berhasil menyelesaikan website platform e-Learning yaitu aplikasi www.pintar.online untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK.
Hafizh kemudian menawarkan platform e-Learning pintar online secara gratis melalui fasilitas webinar atau sebuah seminar dengan para guru yang difasilitasi seamolec dan seameo.

Kini sudah ada 54 sekolah di seluruh Indonesia yang menggunakan platform e-Learning ini.
"Sekolah manapun bisa menggunakan platform Pintar Online tanpa dipungut biaya atau gratis." kata hafizh. menurutnya , membuat platform e-Learning hanyalah untuk berkontribusi terhadap dunia pendidikan juga sebagai sarana mengasah kemampuannya dalam dunia pemrograman komputer.

"Harapan kami sekolah-sekolah mau menerapkan e-Learning untuk membantu proses belajar dan mengajar." hafizh menambahkan.


Abdul hakim Budiman, ayah hafizh menuturkan, sejak kelas 3 SD hafizh memang enggan melanjutkan sekolah konvensional. " Dia lebih memilih sekolah dirumah, saya tidak masalah selama itu memang keinginannya." kata Hakim, Mantan guru matematika itu.

Awalnya hakim menekuni ilmu matematika mengikuti jejak ayahnya. Dua tahun kemudian, ia tertarik belajar coding atau ilmu pemrograman komputer.

"Saya juga akhirnya mau gak mau ikut ikut mempelajari bidang itu, kalau ada sesuatu yang sekiranya belum saya pahami suka nanya ke temen praktisi ." Hakim menambahakan

Ingin bisa coding dan membuat aplikasi juga seperti Hafizh ? Yuk, belajar bersama disini.



--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Senin, 29 Juli 2019

JENIS - JENIS PERETAS


Berikut ini 10 Jenis Peretas yang harus Kamu Ketahui 

1. Peretas Topi Putih
Peretas Topi Putih juga dikenal sebagai peretas etis adalag pakar keamanan siber yang membantu pemerintah dan organisasi dengan melakukan pengujian penetrasi dan mengidentifikasi celah keamanan siber mereka. Mereka bahkan melakukan metodologi lain dan memastikan perlindungan dari   peretas topi hitam dan kejahatan dunia maya lainnya.
Secara sederhana, ini adalah orang-orang yang tepat yang ada di pihak Anda. Mereka akan meretas ke sistem Anda dengan niat baik untuk menemukan kerentanan dan membantu Anda menghapus virus dan malware dari sistem Anda.

2. Peretas Topi Hitam
Peretas topi hitam adalah jenis peretas yang harus Anda khawatirkan. Pernah mendengar berita tentang kejahatan dunia maya hari ini? Salah satu peretas topi hitam mungkin ada di belakangnya.
Meskipun sebagian besar waktu agenda mereka bersifat moneter, namun tidak selalu seperti itu. Peretas ini mencari kerentanan di PC individu, organisasi, dan sistem bank. Dengan menggunakan celah apa pun yang mereka temukan, mereka dapat meretas ke dalam jaringan Anda dan mendapatkan akses ke informasi pribadi, bisnis, dan keuangan Anda.

3. Peretas Topi Abu-abu
Peretas topi abu-abu berada di antara peretas topi putih dan peretas topi hitam. Meskipun mereka mungkin tidak menggunakan keterampilan mereka untuk keuntungan pribadi, bagaimanapun mereka dapat memiliki niat baik dan buruk. Misalnya, seorang peretas yang meretas ke dalam suatu organisasi dan menemukan beberapa kerentanan dapat membocorkannya melalui Internet atau memberi tahu organisasi tentang hal itu.
Itu semua tergantung pada hacker. Ketika peretas menggunakan keterampilan peretasan mereka untuk keuntungan pribadi, mereka menjadi peretas topi hitam.
Karena seorang peretas topi abu-abu tidak menggunakan keahliannya untuk keuntungan pribadi, ia bukan peretas topi hitam. Juga, karena ia tidak diizinkan secara hukum untuk meretas keamanan siber organisasi, ia juga tidak dapat dianggap sebagai peretas topi putih.

4. Peretas Topi Hijau
Peretas topi hijau adalah peretas amatir di dunia peretasan online. Peretas ini memiliki keinginan untuk menjadi peretas yang hebat dan sangat ingin tahu. Anda mungkin menemukan mereka asyik di komunitas peretasan yang membombardir rekan peretas mereka dengan pertanyaan. Anda dapat mengidentifikasi mereka dengan percikan mereka untuk tumbuh dan belajar lebih banyak tentang perdagangan peretasan. Setelah Anda menjawab satu pertanyaan, peretas ini akan mendengarkan dengan penuh perhatian dan mengajukan pertanyaan lain hingga Anda menjawab semua pertanyaan mereka.

5. Peretas Topi Biru
Peretas topi biru, agenda utamanya adalah membalas dendam pada siapa pun yang membuat mereka marah. Mereka tidak memiliki keinginan untuk belajar dan dapat menggunakan serangan cyber sederhana seperti membanjiri IP Anda dengan paket-paket berlebih yang akan menghasilkan serangan DoS.

6. Peretas Topi Merah
Peretas topi merah memiliki agenda yang mirip dengan peretas topi putih yang dengan kata sederhana menghentikan tindakan para peretas topi hitam. Namun, ada perbedaan besar dalam cara mereka beroperasi. Mereka kejam dalam berurusan dengan peretas topi hitam.
Alih-alih melaporkan serangan jahat, mereka percaya akan menghapus peretas topi hitam sepenuhnya. peretas ini akan meluncurkan serangkaian serangan cyber yang agresif dan malware pada peretas topi hitam yang memungkinkan harus mengganti keseluruhan sistem mereka.

7. Script Kiddies


Peretas ini biasanya mengunduh alat atau menggunakan kode peretasan yang tersedia yang ditulis oleh pengembang dan peretas lain. Tujuan utama mereka adalah untuk mengesankan teman-teman mereka atau mendapatkan perhatian. Namun, mereka tidak peduli tentang belajar. Dengan menggunakan kode dan alat yang tidak tersedia, peretas ini dapat meluncurkan beberapa serangan tanpa mengganggu kualitas serangan. Serangan cyber yang paling umum oleh skrip kiddies mungkin termasuk serangan DoS dan DDoS.

8. Peretas yang Disponsori Negara / Bangsa

Peretas yang disponsori negara atau bangsa adalah mereka yang telah dipekerjakan oleh pemerintah negara bagian atau negara mereka untuk menyelinap masuk dan menembus melalui keamanan penuh untuk mendapatkan informasi rahasia dari pemerintah lain agar tetap di puncak online. Mereka memiliki anggaran tanpa akhir dan alat yang sangat canggih yang siap digunakan untuk menargetkan individu, perusahaan, atau negara pesaing.

9. Hacktivist

Jika Anda pernah menjumpai aktivis sosial yang mempropagandakan agenda sosial, politik atau agama, maka Anda mungkin juga bertemu dengan peretas, versi online seorang aktivis. Hacktivist adalah seorang peretas atau sekelompok peretas anonim yang berpikir mereka dapat membawa perubahan sosial dan sering meretas pemerintah dan organisasi untuk mendapatkan perhatian atau berbagi ketidaksenangan mereka terhadap menentang garis pemikiran mereka.

10. Orang Dalam Berbahaya atau Pelapor

Orang dalam yang jahat atau pelapor mungkin adalah seorang karyawan dengan dendam atau karyawan strategis yang dikompromikan atau disewa oleh saingannya untuk mengumpulkan rahasia dagang lawan mereka untuk tetap berada di puncak permainan mereka. Peretas ini dapat mengambil hak istimewa dari aksesnya yang mudah ke informasi dan peran mereka dalam perusahaan untuk meretas sistem.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------